Sunday, 9 September 2012

Sang Bulan

Sang bulan yang indah,
apa hadirmu satu tulah,
apa tiada segala telah,
arakian terbit suria sudah?

Saban malam pungguk rindukan bulan,
kapan siang, gundah tiada tertelan,
disebalik redup pepohonan,
pungguk kegapaian dalam perlahan.

Di angkasa raya, pipit dan enggang,
tiada dugaan, tiada terhalang,
seiringan, berpapasan lantas terbang,
dari kejauhan, alangkah girang.

Namun pungguk, sayap kepatahan,
butuhkan terbang, tiada kesampaian,
dalam sendirian, menanggung kesedihan,
mungkin tiada apa, bisa dilakukan.

Hidupnya pungguk, tiada seakan mereka,
bukan menagih cacing, walau perkara,
seperti pipit, enggang, pelbagai cara,
akan namun, akhirnya mungkin sama. 

- Nazri Awang, Desa Pandan, 11.36am, 9 September 2012.

No comments:

Post a Comment